Saturday, April 28, 2018

BEM FEB UNSERA Siap Helat Training Of Trainer (TOT) 2018


Serang - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Serang Raya (UNSERA) akan menggelar Training Of Trainer (TOT) 2018.

Dimana TOT merupakan Latihan Kepemimpinan (LK) 2 ditingkat Fakultas setelah Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) di masing-masing Himpunan jurusan yang ada di FEB.
Dalam peraturan Fakultas, syarat untuk mengikuti TOT adalah mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi Bisnis yang sudah mengikuti LK 1 di Himpunan jurusan (Manajemen dan Akuntansi).
Dan pada TOT tahun ini akan diikuti oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Matematika, FKIP.

Kesempatan mengikuti TOT BEM FEB UNSERA hanya 2 kali. Artinya, jika tahun pertama tidak mengikuti TOT maka ada kesempatan mengikuti TOT di periode selanjutnya.

Panitia TOT, mengatakan TOT ini bertujuan untuk menyiapkan calon pemimpin dan pengurus yang berjiwa responship, intelek, dan mempunyai jiwa etika yang tinggi pada tingkat fakultas.

Manfaat mengikuti TOT :
- Melatih softskill dengan kemampuan seoarang leadership
- Pembekalan buat jadi pengurus
- Menjadi Badan Pengurus Harian (BPH) inti di tingkat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
- Bisa naik ke Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) tingkat fakultas
- Romantisme pejuangan (Selalu ada kisah perjalanan, petualangan dan perjuangan dalam TOT)


Adapun jadwal kegiatan pada TOT ini yaitu pengambilan dan pengembaliam formulir pada tanggal 25 April - 1 Mei, Tekhnical Meeting pada tanggal 2 Mei, pra-TOT pada tanggal 7 Mei dan pelaksanaan kegiatan pada tanggal 10-13 Mei 2018.

Mari terus tetap berproses dan berdinamika di organisasi. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Karena Tidak ada stasiun pemberhentian dalam sebuah perjuangan!

Friday, April 27, 2018

Kepengurusan BEM FEB UNSERA Masa Bakti 2018

KEPENGURUSAN BEM-FEB UNSERA
MASA BAKTI 2018



Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis (BEM FEB) merupakan lembaga eksekutif tertinggi yang berperan dalam pusat sentral pengambilan kebijakan dalam kehidupan kemahasiswaan di kolegium FEB UNSERA dalam ruang lingkup fakultas. BEM memiliki fungsi sebagai badan aspirasi, advokasi, koordinatif, katalisator, insiator dan fasilitator. Dalam structural birokrasi, BEM FEB UNSERA menaungi 2 HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusa), yaiitu : Himpunan Mahasiswa Manajemen (HUMAN) dan Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKSI).

Visi dan Misi BEM FEB UNSERA 2018

Visi :
“Menjadikan BEM FEB UNSERA yang sinergis, berfikir dan bergerak bersama-sama dalam perbaikan menuju kejayaan mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis”

Misi :

  • ·         Mewadahi aspirasi mahasiswa FEB UNSERA dalam kesejahteraan mahasiswa
  • ·         Memperluas wawasan keilmuan dan kajian intelektual
  • ·         Meningkatkan kepedulian sosial melalui program pengabdian kepada masyarakat
  • ·         Menciptakan KBM FEB yang harmonis dalam ikatan kekeluargaan
  • ·         Menjadikan sinergitas intelektual KBM FEB yang solid dan militant serta mempunyai jiwa loyal dan komitmen
  • ·         Menciptakan harmonisasi dalam komunikasi dan koordinasi antar lembaga formal dan organisasi tingkat jurusan, fakultas, universitas dan eksternal kampus.

Slogan BEM FEB UNSERA 
”Loyalitas dan Komitmen adalah Jiwa Kami”

     Adapun jajaran kepengurusan BEM FEB UNSERA 2018

1.      Badan Pengurus Harian (Top Management)

·         Gubernur BEM FEB
Sebagai pengambil kebijakan tertinggi di BEM FEB UNSERA yang menjalankan roda organisasi selama kepengurusan.

Ketua BEM FEB
Fikri Marwan Sultan (Akuntansi)

·         Wakil Gubernur BEM FEB
Sebagai pengambil kebijakan tertinggi (jika ketua berhalangan) di BEM FEB UNSERA yang menjalankan roda organisasi selama kepengurusan.


Wakil Ketua BEM FEB
Tubagus Ilham (Akuntansi)

·         Sekretaris Umum BEM FEB
Sebagai pelaksana ketatausahaan, menjalankan pembinaan yang berhubungan dengan surat menyurat. Mengelola, memelihra, dan pengarsipan dokumentasi serta mengadakan pencatatan dari semua kegiatan,

Sekretaris Umum BEM FEB
Waillatul Laely (Manajemen)

·         Bendahara Umum BEM FEB
Sebagai menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan dan mempertanggung jawabkan perlengkapan BEM FEB UNSERA

Bendahara Umum BEM FEB
Wakiatunnisa (Manajemen)

12. Kepala Departemen

·         Departemen PAO (Pengembangan Aparatur Organinisasi)
Departemen yang berfungsi untuk mewujudkan visi dan misi seluruh struktur departemen sehingga tidak mengalami distorsi yang berpotensi melemahkan posisi BEM FEB secara kelembagaan.

Eka Iswanda (Akuntansi)
Yulianingsih (Manajemen)

·         Departemen Internal 
Departemen yang berfokus pada ruang lingkup internal. Berfungsi untuk membangun pengurus BEM FEB, membentuk sistem pola pembinaan yang mapan yang sesuai guna peningkatan kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia di Fakultas Ekonomi Bisnis baik BEM FEB maupun mahasiswa FEB, serta meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa melalui program kerja yang dirancangkan secara tersistem.

Khairul Anwar (Manajemen)
Febi Kholidah (Manajemen)
Citra Putri Andini (Akuntansi)

·         Departemen Eksternal
Eksternal merupakan salah satu departemen BEM FEB yang melingkupi pengembangan dan peningkatan kualitas SDM civitas FEB secara khusus. Dalam praktiknya, eksternal memfasilitasi agar masing-masing individu mengembangkan karakter berdasarkan pendekatan potensi, serta membangun relasi dengan kampus lain.

Ernawati Sari (Manajemen)
Muhammad Yuda (Manajemen)
Yuliawati (Akuntansi)

Departemen KWH (Kewirausahaan)
          Kewirausahaan merupakan Departemen yang mewadahi pengembangan keahlian berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis.

Nopi Nurdianti (Akuntansi)
Renti Farani (Manajemen)
Rahmawati (Manajemen)

Selamat bekerja, berkarya dan berlayar teruntuk para pengurus BEM FEB UNSERA 2018.
Amanah adalah cinta. Cinta yang akan merenggut semua tidurmu, tenagamu, waktumu bahkan fikiranmu. Namun, memang cinta itu untuk kebaikan bersama maupun memberi manfaat kebahagiaan bersama.
Selesaikan segala tugas dengan penuh cinta dan ikhlas, hingga makin banyak lembaran sejarah yang dapat kita tulis dalam putaran roda waktu. Tetap semangat berkontribusi dan berdedikasi untuk fakultas tercinta, pelaut yang tangguh tidak dihasilkan oleh ombak yang tenang.


Foto bersama pengurus BEM FEB UNSERA 2018 (Minus 5 personil)

Saturday, April 7, 2018

Mahasiswa Manajemen Unsera Kembangkan Bisnis


Tidak sedikit mahasiswa yang nyambi bisnis sembari kuliah. Dan tidak sedikit juga, bisnis yang mereka tekuni malah bertolak belakang dengan disiplin ilmu yang mereka pelajari di kampus.

Satu di antaranya adalah mahasiswa semester empat Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)Universitas Serang Raya, Muhamad Apriansah

Ia justru memilih mengembangkan Wedang Jahe "Nyai Mita" di depan gerbang kopasus tepat disisi jalan bunderan baladika, hal yang sangat berkaitan dengan ilmu yang sedang dipelajarinya dibangku kuliah.
Usaha tersebut telah dirintisnya sejak 2 bulan yang lalu.

"Saya ingin mengembangkan usaha ini, ingin punya tempat yang bisa untuk ditongkrongi anak muda jaman sekarang dan ingin membuka cabang di kota serang. Dengan adanya sedikit pengalaman saya dibidang usaha ini semoga kedepan nya bisa tercapai" ujar Apri

Untuk mewujudkan mimpinya ini dalam waktu dekat M. Apri bakal mengembangkan usahanya.
Modal yang ia dapatkan dari hasil kerja serabutan dan dari sisa uang saku kuliahnya.
"Ya Alhamdulah sedikit demi sedikit terkumpul" ujar Apri

"Menurut saya yang terpenting jangan gengsi. Tetap memiliki optimis yang tinggi. Masalah untung dan rugi itu adalah resiko bagi siapapun yang ingin memulai bisnis" ujar Apri (usr/mbay).

BEM FEB UNSERA Mengikuti Seminar Nasional dan Silaturahmi ISMEI Wilayah IV

"Foto Bersama BEM FEB Untirta"

Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) mengadakan acara seminar nasional pada Sabtu (07/4) di Gedung Al-Amanah Tangerang. Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UMT kali ini menjadi tuan rumah pada Silaturahmi ISMEI IV (Jabar - Banten).
Dimana perwakilan BEM FEB UNSERA mengirimkan 4 delegasi.
“Semoga dengan seminar dan pertemuan ISMEI ini dapat membangun perekonomian Indonesia yang lebih baik, terlebih kita dari Mahasiswa Ekonomi” ujar Ira Setiawati, selaku ketua BEM FEB UMT.

Seminar Nasional ini dimeriahkan dengan penampilan Tarian Tradisional dari Tangerang, yaitu Tari Lenggang Cisadane.
"Tari Lenggang Cisadane" Tangerang

Peserta yang hadir dalam acara Seminar Nasional ini berasal dari delegasi Senat dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ekonomi se-Jabar - Banten dan juga mahasiswa umum lainnya. Tema besar yang diangkat dalam acara Seminar Nasional adalah "Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Smart City Demi Tercapainya Perekonomian Modern".

"Di mana tidak perlu kita pungkiri keadaan atau kondisi yang terjadi di negeri kita sedang mengalami keterlambatan ekonomi". tambah ketua BEM FEB UMT tersebut.

Dalam Seminar Nasional tersebut, terdapat beberapa pembicara yang mengisi materi di antaranya,
Leo Arifin (Senior Project Manajer)
H. ARIEF Rachadiono (Walikota Tangerang)
Faizal Hermansyah (Ketua HIPMI Banten).

Pembicara pertama diisi oleh Leo Arifin dalam materinya yang bertemakan "Membangun Jiwa Entreprneur dan Strategi Memanfaatkan Peluang Bisnis Zaman Now".
Ia mengatakan, bahwa anak muda harus mampu menciptakan suatu usaha, jangan cuma menjadi pekerja dalam perusahaan. Dalam materinya, ia juga menyinggung keadaan sekitar yang saat ini terjadi.
"Sekarang banyak yang nanya "setelah lulus sekolah akan kerja dimana?", bukan nanya "setalah lulus akan membuka usaha apa ?", sindirnya, dalam forum.

Acara kembali dilanjutkan dengan pemateri kedua dengan pemateri H. Arief Rachadiono, selaku Walikota Tangerang yang bertemakan "Peran Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan Smart City Demi Tercapainya Perekonomian yang Dapat Bersaing Dalam Pasar Pasar Ekonomi Global" 
Menurutnya, "Negara kita kaya akan Sumber Daya Alam hampir setelah pasca merdeka. Akan tetapi kita belum bisa memanfaatkan secara maksimal dan kita juga belum berhasil memberikan Addict Value dari ekonomi yang kita miliki. Kita tidak lebih seperti zaman penjajahan dulu. Kita suka menjual barang mentah, ini yang mengakibatkan kondisi perekonomian kita saat ini mengalami pelemahan,” Ucapnya saat menyampaikan materi.

"Saya menghimbau agar lebih utuh tentang bagaimana implementasi pengembangan kota pintar yang bisa memberikan nilai baru bagi peningkatan kualitas daerah sekaligus memberikan benefit ekonomi secara jangka panjang". Tambahnya

Rektor UMT juga berharap dengan adanya acara ini, seluruh peserta Seminar Nasional ini bisa terangsang untuk terlibat langsung dalam mengubah kemandirian ekonomi bangsa dan agar ada peningkatan ekonomi, bukan penurunan seperti yang sekarang sedang terjadi di Indonesia. (War/BemFEB)

Thursday, March 29, 2018

PANCASILA

Pancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan bangsa yang telah dimiliki dan dilaksanakan dalam kegiatan kehidupan sejak zaman nenek moyang sampai dewasa ini. Nilai-nilai kehidupan tersebut mengakibatkan perbedaan bangsa kita dengan bangsa lain, dengan kata lain identitas bangsa kita membedakan dari bangsa lain. Inilah yang dimaksud dengan kepribadian bangsa.

Dengan kepribadiannya itu bangsa kita melihat persoalan-persoalan yabg dihadapi dan menentukan arah serta cara memecahkannya. Itulah yang diputuskan dalam suatu kesepakatan nasional pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara dan masyarakat yang akan dituju. Tiada lain bahwa segala kehidupan ini harus didasarkan pada nilai-nilai tersebut, sebagai suatu ideologi yang mampu menghadapi, memecahkan persoalan serta menjangkau cita-cita suatu masyarakat pancasilais.

Pancasila sebagai nilai adalah sesuatu yang bersifat abstrak, karena itu secara relatif sulit untuk dipahaminya. Untuk mengatasi hal tersebut perlulah kita dibantu oleh ilmu sejarah, agar dapat menjembatani jarak waktu dan tempat, hingga nilai-nilai tersebut seakan konkret dalam pikiran kita.
Sebagai pedoman nyata dan jelas untuk memuntun sikap dan kegiatan hidup kita, MPR telah mengaturnya dengan Tap No. II/MPR/1978 yang kita kenal dengan P4 atau Eka Prasetia Pancakarsa. Segi-segi hukum ketatanegaraan adalah sangat penting, agar dapat mengetahui bagaimana seharusnya berbuat yang sesuai dengan pancasila.
Aturan, Hukum, Pengaturan yang mengalir dari nilai-nilai Pancasila tersebut.

Untuk kemantapannya agar dikaji menurut metode ilmu filsafat, hingga akhirnya sampai pada suatu konklusi bahwa aturan tersebut benar dan perlu serta menguntungkan. Jika sikap kita sudah demikian, maka pengamalan aturan, hukum yang mengalir dari Pancasila tersebut kita lakukan dengan penuh keyakinan dan kesadaran.

Serang, 30/03/18
-Mbay

Referensi : Pendiddikan Pancasila

Thursday, March 22, 2018

Genangan Air Area Parkir Resahkan Mahasiswa Unsera

SERANG - Akibat hujan beberapa hari yang lalu mengakibatkan beberapa titik di Kampus Universitas Serang Raya, mengalami kondisi halaman yang sangat becek. Kamis (22/03/18)

Di halaman kampus tepatnya di are parkir digenangi air, sehingga akses menuju lapangan parkir sedikit terganggu. Air hujan yang menggenangi tempat parkir kendaraan mahasiswa, membuat mahasiswa kesulitan untuk mengambil kendaraan ketika hendak keluar dari wilayah kampus.

"Beberapa hari kebelakang, banyak mahasiswa yang mengeluh dengan kondisi ini. "Kata Dedi, satpam pintu masuk parkir Unsera.

Dedi mengungkapkan, "saat ini kondisi becek di area parkir sudah ditangani oleh pihak pra sarana Universitas, akan tetapi belum ada tindak lanjut" lanjutnya

Pernyataan dari Mahasiswa prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, semester 8, Silvy mengaku resah dan tidak nyaman dengan adanya genangan air di area dan akses menuju parkir belakang gedung B tersebut.
Dan tidak sedikit juga mahasiswa Unsera yang mengeluh ketidaknyamanan ketika sedang mengalami musim hujan.

"Sepatu jadi kotor, motor baru di cuci langsung kotor lagi. Jadi gak nyaman aja gitu," Ujar Silvy beserta dua temannya kepada reporter febunsera.blogspot.com di lokasi.

Adapun dari beberapa mahasiswa melakukan aksi teatrikal yang sangat kreatif terkait akses jalan menuju halaman parkir gedung B yang becek tersebut, dengan cara "memancing ikan" dan membuat tulisan "Selamat datang Kolam Renang dan Pemancingan Unsera" di area tersebut sebagai simbol kritikan yang dikemas secara jenaka.

Mahasiswa Unsera berharap pihak dari universitas bisa segera ambil sikap, karena setiap hujan turun akses menuju parkiran belakang gedung b ini selalu menjadi langganan genangan air.

"Mahasiswa melakukan teatrikal"

"Selamat Datang di Kolam Renang dan Pemancingan Unsera"


Penulis Redaksi : K. Anwar
Reporter : Mbay

Tuesday, March 20, 2018

Ironisnya Negriku

"Ironisnya Negriku"
Cindi Prantika Sari

Aku bukan seorang politikus
Aku hanya pengamat
Setidaknya aku tidak apatis
Setidaknya aku tahu bahwa Indonesia sedang tidak baik baik saja

Ya, Indonesia.
Negri ku sedang tidak baik baik saja.
Negri ku sedang darurat demokrasi.
Katanya, masyarakat bebas menyampaikan pendapat, lalu, mengapa dilarang bersuara ?

Ya, Indonesia.
Negri ku yang kaya.
Kita punya tambang emas kualitas terbaik
Kita punya tambang batu bara
Kita punya cadangan gas alam
Kita punya hutan hujan tropis yang terbentang luas
Kita punya kekayaan bawah laut yang melimpah ruah
Kita punya kesuburan tanah
Kita punya hasil tanaman
Kita punya fauna langka

Tapi mengapa ?
Hasil kekayaan itu bukan kita yang menikmati. justru kita sendiri belum bisa mencicipi buah manisnya.
Sungguh ironisnya negri ku, Indonesia.

"Cindi Prantika Sari"
(Mahasiswa Unsera, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen Semester 2)